Jumat, 10 Desember 2010

Beragam Suku bangsa di Indonesia

1. Persebaran suku bangsa di Indonesia Suku bangsa adalah bagian dari suatu bangsa. Suku bangsa mempuntai cirri-ciri mendasar tertentu. Ciri-ciri itu biasanya berkaitan dengan asal-usul kebudayaan. Ada beberapa cirri yang dapat diginakan untuk mengenal suatu suku bangsa, yaitu: cirri fisik, bahasa, adat istiadat, dan kesenian yang sama. Contoh cirri fisik ; warna kulit, rambut, wajah dan bentuk badan. Suku bangsa merupakan kumpulan kerabat (keluarga) luas. Dalam kehidupan sehari-hari mereka mempunyai bahasa dan adapt istiadat sendiri yang berasal dari nenek moyang mereka. Menurut teori pertama suku bangsa yunan dating ke Indonesia secara bergelombang. Ada dua gelombang terpenting . 1. gelombang pertama terjadi sekitar 3000 tahun yang lalu. Mereka yang pindah dalam periode ini kemudian dikenal sebagai rumpun bangsa proto melayu. Proto melayu disebut juga melayu Polynesia. Rumpun proto melayu terbesat di madagaskar hingga pasifik timur. Mereka bermukim didaerah pantai. Termasuk dalam bangsa melayu tua adalah suku bangsa batak di sumatera utara, dayak di Kalimantan, dan Toraja di Sulawesi. 2. gelombang kedua terjadi sekitar 2000 tahun yang lalu, disebut deutro melayu. Mereka disebut penduduk melayu muda. Mereka mendesak melayu tua kepedalaman nusantara. Termasuk dalam bangsa melayu muda adalah bangsa Jawa, Minangkabau, Bali , Makasar, Bugis, dan Sunda. Menurut teori Nusantara Penduduk Indonesia tidak berasal dari luar. Teori ini didukung oleh banyak ahli, seperti J. Crawfurd, K. Himly, Sutan Takdir Alisyjahbana, dan Gorys Keraf. Menurut para ahli penduduk Indonesia (bangsa melayu) sudah memiliki peradaban yang tinggi pada abad ke 19 SM. Taraf ini hanya dapat ddicapai setelah perkembangan budaya yang lama.. hal ini menunjukkan penduduk Indonesia tidak berasal dari mana-mana, tapi berasal perkembangan di Nusantara. Meskipun dari teori yang menyebutkan bahwa Bangsa Indonesia mempunyai nenek moyang yang sama, kenyataannnya ada beraneka ragam suku bangsa yang mendiami wilayah Indonesia. Tidak diketahui secara pasti berapa jumlah suku bangsa Indonesia. Diperkirakan ada sekitar 300 sampai 500 suku bangsa yang tinggal di Indonesia. Perbedaan jumlah ini dikareanakan perbedaan para ahli dalam mengelompokkan suku bangsa. Lalu apa yang menyebabkan terjadi kergaman suku bangsa di Indonesia? Keragaman suku bangsa di Indonesia antara lain disebabkan oleh: 1. perbedaan ras asal 2. perbedaan lingkungan geografis 3. perbedaan latar belakang sejarah 4. perkembangan daerah 5. perbedaan agama atau kepercayaan dan 6. kemampuan adapatasi atau menyesuaikan diri Faktor lingkungan geografis yang mnyebabkan keanekaragaman suku bangsa antara lain sebagai berikut 1. Negara kita berbentuk kepulauan. Penduduk yang tinggal di satu pulauterpisah dengan penduduk yang di pulau lain. Penduduk tiap pulau mengembangkan adapt istiadat sendiri. Dalam waktu yang cukup lama akan berkembang menjadi kebudayaan yang berbeda. 2. perbedaan bentuk muka bumi, seperti daerah pantai, dataran rendah, dan pegunungan. Penduduk beradaptsi dengan bentuk geografis alamnya. Adaptasi itu dapat terbentuk dalam wujud tingkah laku maupun bentuk fisik. Besar kecilnya suku bangsa yang ada di Indonesia tidak merata. Suku bangsa yang jumlah anggotanya cukup besar, antara lain suku bangsa Jawa, madura, Melayu, Bugis, Makasar, Minangkabau, Bali, dan Batak. Biasanya suatu suku bangsa tinggal disuatu wilayah tertentu dalam suatu provinsi atau di Negara kita. Namun tidak selalu demikian. Orang jawa, orang batak, orang bugis, dan orang n=minang misalnya, banyak yang merantau kewilayah lain. 2.Menghormati Kergaman Suku Bangsa Bangsa kita terdiri dari bermacam-macam suku bangsa. Keragaman suku bangsa ini merupakan kekayaan bagi bangsa kita. Kita harus mengembangkan sikap menghormati suku-suku bangsa lain dan kebudayaan yang berbeda dengan kebudayaan lain. Bagaimana kita bias menghormati keragaman suku bangsa yang ada di tanah air? Kita bias mengembangkan sikap berikut ini. 1. menerima suku-suku lain dalam pergaulan sehari-hari. Dalam pergaulan di masyarakat, kita tidak hanya bertemu dengan orang satu suku saja. Apalagi kalau kita tinggal di kota. Orang-orang dari suku lain harus kita terima. 2. menambah pengetahuan kita dengan suku-suku lain. Mempelajari suku-suku bangsa lain. Tidak harus dating ketempat tinggal mereka. 3. tidak menjelek-jelekkan atau menghina, dan dan merndahkan suku-suku bangsa lain. Kalau kita menghormati suku bangsa sendiri, kita tidak akan menjadi bangsa yang kuat. Kita tidak boleh hanya membanggakan suku bangsa kita sendiri dan merendahkan suku bangsa lain. Kalau kita tidak menghormati keaneka ragaman suku bangsa, tidak akan tercipta kedamaian dalam hidup bersama. Tidak adanya saling menghormati antar suku bangsa akan terjadi konflik. B. Keaneka Ragaman Budaya di Indonesia Istilah budaya berasal dari sanksekerta, yaitu buddayah atau buddhi yang berarti akal budi. Kebudayaan berarti yang dihasilkan oleh akal budi manusia. Ada tiga bentuk kebudayaan, yaitu kebudayaan dalam bentuk gagasan, kebiasaan, dan benda-benda budaya. 1. kebudayaan yangberupa gagasan, antara lain ilmu pengetahuan, adapt istiadat, dan peraturan. 2. kebudayaan yang berupa kebiasaan, antara lain cara mencari makan (mata pencarian), tata cara pergaulan, tata cara perkawinan, kesenian, dan bermacam-macam upacara tradisi. 3. kebudayaan yang berupa benda adalah semua benda yang diciptakan oleh manusia, seperti alat-alat keperluan sehari-hari, rumah, perhiasan, pusaka(senjata), kendaraan dan lain-lain. Manusia menciptakan kebudayaan untuk bertahan hidup dan memenuhi kebutuhannya. Selain itu, kebudayaan diciptakan untuk mengolah alam agar bermanfaat untuk kehidupan manusia. Karena kondisi lingkungan alam berbeda-beda, maka terjadilah keanekaragaman kebudayaan. 1. mengenal keragaman budaya Indonesia wilayah Indonesia sangat luas. Lingkungan tempat tinggalpenduduk Indonesia juga bermacam-macam. Ada penduduk yang tinggal didaerah pantai; ada yang tinggal di pegunungan; ada yang tinggal didaerah dataran rendah; dan lain-lain. Maka tidak heran terjadi keanekaragaman budaya. Kita ambil satu contoh bentuk rumah. Lingkungan temapat tinggal mempengaruhi bentuk rumah tiap suku. Rumah adapt di Jawa dan di Bali biasanya dibangun lansung diatas tanah. Keanekaragaman budaya dapat dilihat dari bermacam-macam bentuk rumah adat. Berikut ini beberapa contoh rumah adat 1. Rumah Bolon (Sumatera Utara) 2. Rumah Gadang (minangkabau, Sumatera Barat) 3. Rumah Joglo (Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur) 4. Rumah Lmin (Kalimantan Timur) 5. rumah bentang (Kalimantan Tengah) 6. Rumah Tongkonan (Sulawesi Selatan) 7. Rumah Honai (Rumah suku Dani di Papua) Setiap suku bangsa mempunyai adapt-istiadat. Adapt istiadat itu mengatur kehidupan bersama. Adapt istiadat tercermin dalam pakaian adat, berbagai upacara adapt, seperti upacara kematian, perkawinan, kelahiran, serta dalam tata pergaulan. Setiap suku bangsa mempunya upacara adata dalam peristiwa-peristiwa penting kehidupan. Misalnya upacara-upacara kelahiran, penerimaan menjadi anggota suku, perkawinan, kematia dall. Nama dan bentuk Upacara menandai peristiwa kehidupan itu berbeda-beda dalam masing-masing suku. 1. mitoni, tedhak siti, ruwatan, kenduri,, grebegan (suku jawa) 2. seren taun (sunda) 3. Kasodo (tengger) 4. Nelubulanin , ngaben(bali) 5. rambu solok (toraja) keberagaman budaya di Indonesia juga tampak dalam kesenian daerah. Ada bermacam-macam bentuk kesian daerah. 1. musik dan lagu daerah 2. tarian-tarian tradisional daerah 3. seni pertunjukan tradisional 4. seni lukis, ukir, pahat, dan nyaman tradisionala 2. menghormati budaya Indonesia hasil budaya bangsa yang mengagumkan itu, antara lain seni bangunan seperti Candi Borobudur, seni musik seperti gamelan Jawa dan Bali, seni tari seperti tari kecak, seni pahat. Keaneka ragaman budaya merupakan kekayaan bangsa kita. Kebudayaan nasional adalah ppuncak- puncak kebudayaan daerah yang ada di Indonesia. Sayarat- syarat kebudayaan daerah yang menjadi kebudayaan nasional: a. menunjukkan cirri atau identitas bangsa b. berkualitas tinggi hingga dapat diterima oleh seluruh bangsa Indonesia c. pantas dan tepat diangkat sebagai budaya nasional. Sebagai warga Negara Indonesia kita seharusnya bangga dengan keberagaman ebudayaan. Sikap menghormati keanekaragaman budaya dapat kita tunjukkan dengan sikap-sikap sebagai berikut ini. 1. menghormati kelompok lain yang menjalankan kebisaan dan adapt istiadatnya. 2. tidak menghina hasil kebudayaan suku bangsa lain 3. mau menonton seni ppertunjukan tradisional 4. mau belajar dengan mengembangkan berbagai jenis seni tradisional seperti seni tari, seni musik, dan seni pertunjukkan. 5. bangga dengan hasil kebudayaan dalam negeri. RANGKUMAN Diwilayah Indonesia banyak sekali suku bangsa. Penyebab keragaman suku bangsa di Indonesia, antara lain; perbedaan ras asal, perbedaan lingkungan geografis, latar belakang sejarah, perkembangan, daerah, dan perbedaan agama serta kepercayaan. Ada suku bangsa yang jumlahnya banyak ada juga yang jumlahnya sedikit. Suku bangsa yang jumlahnya cukup besar contohnya suku jawa, sunda, batak, bugis, madura, minangkabau, bali, maksar, dan toraja. Setiap suku bangsa berasal dan menyebar ke suatu daerah. Manusia menciptakan kebudayaan untuk bertahan hidup dan memenuhi kebutuhannya. Selain itu, kebudayaan diciptakan untuk mengolah alam agar bermanfaat untuk kehidupan manusia. Karena kondisi lingkungan alam berbeda-beda, maka terjadilah keanekaragaman kebudayaan. Keanekaragaman budaya dapat dilihat dari bermacam-macam bentuk rumah adat. Berikut ini beberapa contoh rumah adapt. Rumah Bolon (Sumatera Utara), Rumah Gadang (minangkabau, Sumatera Barat), Rumah Joglo (Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur), Rumah Lmin (Kalimantan Timur), rumah bentang (Kalimantan Tengah), Rumah Tongkonan (Sulawesi Selatan),Rumah Honai (Rumah suku Dani di Papua). Evaluasi bab I 1. berikut ini yang merupakan cirri fisik suatu suku bangsa, adalah… a. warna kulit c. bahasa daerah b. pakaian d. tarian adat 2. suku bangsa berikut yang termasuk dalam rumpun bangsa melayu tua adalah suku… a. jawa c. bali b. makasar d. toraja 3. suku bangsa yang tinggal di Sumatera Barat adalah… a. minangkabau c. betawi b. maksara d. ambon 4. suku tengger tinggal diwilayah.. a. jawa timur c. yogyakarta b. jawa barat d. banten 5. suku toraja banyak tinggal di daerah… a. sumatera selatan c. Kalimantan selatan b. sulawesi selatan d. maluku selatan 6. suku asmat tinggal di pulau.. a. Sumatra c. sulawesi b. Kalimantan d. Maluku selatan 7. istilah kebudayaan berasal adari bahasa Sansekerta buddayah yang berarti.. a. kesenian c. akal budi b. sopan santun d. kebiasaan 8. berikut ini yang merupakan hasil kebudayaan berupa gagasan adalah… a. kerajinan anyaman c. perhiasan b. rumah d. ilmu pengetahuan

Tidak ada komentar:

Total Tayangan Laman